SPANYOL MEMILIKI LINEUP TERBAIK DI EURO 2021

Spanyol memenangkan Kejuaraan Eropa berturut-turut pada 2008 dan 2012, di ke dua aspek kemenangan Piala Dunia mereka pada 2010. Tetapi pada saat Euro terakhir datang, itu adalah skuad yang alami penurunan dan setelah terpincang-pincang melalui grup mereka, mereka jatuh ke tangan Turki di babak- dari-16.

Sekarang lima th. kemudian, dengan tampilan baru yang hampir seutuhnya diubah di bawah bimbingan Luis Enrique (orang terakhir yang memenangkan Liga Champions dengan Barcelona), mereka akan yakin bahwa mereka miliki apa yang dibutuhkan untuk membawa dampak perbedaan.

Pemain terbaik yang dibawa Spanyol ke Euro 2021:

Kiper: David de Gea
Penjaga gawang tim nasional Spanyol tampaknya jadi tempat terkutuk di mana siapa pun yang mendapat peran atau mendekati itu lihat penurunan performa mereka. Tak satu pun dari tiga pilihan yang tersedia di dalam benak gawang berada di dalam bentuk yang fantastis, tapi David de Gea kemungkinan akan raih pekerjaan itu dan Spanyol akan menghendaki supaya ia selanjutnya memberikan lebih dari satu dari keajaiban Manchester United itu di dalam balutan seragam Spanyol.

Pertahanan: Sergio Ramos

Di lini pertahanan, tidak lain adalah Sergio Ramos, bukan? Seorang veteran internasional selama lebih dari 15 th. dan hampir selalu hadir selama era keemasan Spanyol, Ramos sekarang mengejar trofi internasional pertamanya sebagai kapten serta caps ke-200 untuk Spanyol. Dia sendiri sanggup jadi bek yang kuat tapi miliki kekuatan organisasi dan kekuatan kepemimpinan yang terlampau sanggup menyemangati Spanyol di bawah Luis Enrique, dan pasti saja seseorang tidak sanggup remehkan kemampuannya untuk mencetak gol-gol kunci, lebih-lebih dari titik penalti.

Gelandang: Rodri

Sementara Pedri yang jadi sensasi Barcelona sanggup jadi starter untuk Spanyol pada umur 18 tahun, pemain kunci di lini tengah itu adalah Rodri. Gelandang Manchester City dengan tenang dan diam-diam sudah mengambil alih dari Sergio Busquets sebagai konduktor utama tim Spanyol, dan ia akan tiba di Euro 2021 sebagai juara Liga Premier. Dia kemungkinan juga jadi pemenang Liga Champions! Rodri adalah seorang bek yang solid dan pengumpan yang luar biasa yang menyadari kapan mesti menekan, kapan mesti menyapu dan kapan mesti menyemprotkan bola ke depan ke playmakernya; dia akan membawa dampak tim Luis Enrique bersenandung dengan ritme yang seirama di musim panas.

Serangan: Ferran Torres

Sifat tim Luis Enrique bermakna pilih pemain kunci di puncak sulit, tapi sebanyak Alvaro Morata yang memimpin lini depan atau Ansu Fati kecuali ia pulih dari cedera pas waktu, Ferran Torres yang sudah laksanakan kerusakan baru-baru ini. Anak muda itu mengantongi hattrick melawan Jerman pada November dan karyanya untuk Man City, lebih-lebih di Liga Champions, menandakannya sebagai penyerang sayap yang berpotensi produktif di Euro 2021. Kecerdasan gerakannya ditambah dengan ketajaman tembakannya. tehnik memberinya kesempatan besar untuk mengantongi gol yang dibutuhkan Spanyol untuk membawa dampak penguasaan bola mereka berarti.

Pelatih:

Luis Enrique tengah menekuni era jabatan keduanya sebagai bos Spanyol, pertama kali diberi pekerjaan itu pada th. 2018 setelah bencana Spanyol di Piala Dunia 2018 di mana mereka memecat Julen Lopetegui pada malam menjelang turnamen. Mantra pertamanya membawa dampak mereka memainkan enam pertandingan, memenangkan empat di antaranya. Di awal th. 2019, ia mengundurkan diri untuk mengurusi urusan keluarga, dengan implikasinya suatu saat ia akan lagi berperan.

Hari itu datang pada akhir 2019, setelah asistennya Roberto Moreno memimpin tim melalui kualifikasi Euro 2021. Dengan Lucho lagi bertugas, Spanyol keluar lebih kuat. Namun, mereka tampil luar biasa di dalam kemenangan 6-0 melawan Jerman pada akhir th. 2020 sejak itu mencatatkan awal yang tak terkalahkan di kualifikasi Piala Dunia.

Lucho tidak miliki pengalaman manajemen internasional di turnamen besar, tapi ia membimbing Barcelona raih treble pada 2015 supaya kemampuannya menangani panggung besar dan membawa dampak timnya mewujudkan rencananya tidak mesti dipertanyakan lagi. Dia sanggup saja jadi orang yang dibutuhkan Spanyol untuk lagi ke puncak.

Taktiknya

Spanyol asuhan Luis Enrique miliki gaya permainan yang lebih dari satu besar tidak rumit yang mengikuti cetak biru passing yang ditetapkan oleh Pep Guardiola pada 2008 dan diadopsi untuk Spanyol oleh Vicente Del Bosque pada 2009. De Gea akan menyemprotkan bola dari belakang (atau mencoba) dan raih serangan dimulai. Bek tengah yang bermain penguasaan bola ke depan melalui lini tengah.

Dari sini terlampau familiar, gara-gara kita menginginkan lini tengah yang sarat dengan bakat tekhnis untuk mendominasi bola serta mengarahkannya ke sayap, yang lihat lebih banyak permainan di bawah Luis Enrique daripada biasanya bos Spanyol. Mantan bos Blaugrana ini lebih mengutamakan pada permainan vertikal dan langsung daripada penguasaan bola yang diperpanjang. Orang-orang layaknya Fabian Ruiz dan Pedri akan jadi kunci untuk menjalankan bola dengan cepat melalui lini tengah.

Para sayap Spanyol bertugas memberikan semangat dan lebar tapi juga sering juga merupakan ancaman gol paling kuat bangsa, gara-gara Jerman memperoleh kekecewaan mereka disaat Ferran Torres memecahkan hat-trick melalui mereka. Cara lancar Spanyol sesuaikan tiga penyerang mereka mesti mengarah pada gol di seluruh papan dan tim yang tidak sanggup diprediksi dan susah dihentikan layaknya yang lain di Euro 2021.

Susunan pemain potensial ini miliki perasaan yang agak berlainan daripada yang tersingkir dari Piala Dunia oleh Rusia di babak 16 besar, dengan Pique dan David Silva pensiun dari tugas internasional, saat orang-orang layaknya Diego Costa, Jordi Alba dan Sergio Busquets miliki saat yang lebih terbatas di lapangan.

Laporte akan tawarkan semangat bek tengah?
Ramos kemungkinan akan raih mitra baru di bek tengah, dan yang terlampau berbakat di dalam perihal itu, di dalam bentuk Aymeric Laporte. Meskipun dia bermain sebagai pendukung Ruben Dias dan John Stones di Manchester City musim ini, dia sanggup dibilang berada di alur ke dua setelah Virgil van Dijk di pada bek tengah Liga Premier pada dua th. sebelumnya.

Tetapi pada umur 26, dia belum bermain di level senior untuk Prancis. Laporte dipanggil oleh Deschamps untuk kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Bulgaria dan Belanda tapi ditonton dari bangku cadangan di ke dua pertandingan. Dia juga juga di dalam skuad untuk pertandingan melawan Albania dan Andorra di dalam kualifikasi untuk turnamen ini tapi ditarik keluar gara-gara cedera dan belum pernah tampil sejak saat itu.

Meskipun berulang kali tunjukkan tujuannya untuk bermain untuk Les Bleus, sepertinya kesabaran Laporte selanjutnya habis dengan mantan pemain Athletic Bilbao itu dilaporkan akan tunjukkan dirinya untuk Spanyol menjelang turnamen musim panas ini. Bek tengah memenuhi syarat untuk tim Luis Enrique berkat kakek buyut Spanyolnya, yang berasal dari lokasi Basque supaya juga terlalu mungkin dia untuk datang melalui proses pemuda Bilbao di tempat pertama. Mantan bos Spanyol Julen Lopetegui pada awalnya pernah mengupayakan memboyong Laporte ke di dalam skuadnya pada 2016.

Kualifikasi Euro 2021

Spanyol melaju melalui grup kualifikasi mereka dengan rekor hampir tanpa cela. Mereka mencetak 31 gol mengejutkan dan cuma kebobolan lima, dengan penalti Josh King untuk Norwegia jadi hanya satu saat mereka melewatkan gol di kandang. Lawan terkuat grup mereka adalah Swedia, yang mereka kalahkan di kandang dan bermain imbang dengan tandang.

Perlengkapan terkini

Di bawah Luis Enrique, Spanyol kurang dominan di musim baru Nations League dan pertandingan persahabatan, meskipun melawan standar lawan yang lebih tinggi untuk lebih dari satu besar. Mereka lebih-lebih berkonspirasi untuk kalah dari Ukraina.

Tetapi mereka mengakhiri th. 2020 dengan terlampau tinggi dengan membombardir Jerman 6-0, melewatkan potensi sebetulnya dari Spanyol Lucho, dan membukukan tempat mereka di semifinal Nations League 2021. Mereka mengawali kualifikasi Piala Dunia dengan hasil imbang yang mengecewakan dengan Yunani, tapi kemenangan berturut-turut melawan Georgia lantas Kosovo membawa dampak pasukan Enrique lagi ke jalan yang benar.

Peluang menang

Spanyol bukan di pada favorit untuk Euro 2021. Mereka berada di 7/1 untuk memenangkan Euro 2021 dengan Sky Bet, di belakang Inggris, Belgia, Prancis dan Jerman. Ini sanggup dimengerti mengingat betapa mengejutkannya mereka di Euro 2016 dan performa mereka selama 12 bulan terakhir (selain kemenangan luar biasa atas Jerman) menyadari tidak mengesankan, penuh hasil imbang dan lebih-lebih kekalahan mengejutkan di Ukraina.

Masalahnya, menilai Spanyol rendah adalah perihal yang aneh gara-gara sejujurnya ini adalah tim yang sarat dengan bakat dan pelatih yang terlampau fokus tidak begitu banyak pada taktik tapi pada kebugaran dan intensitas. Itu tidak bermakna Luis Enrique tidak miliki penemuan taktis, tapi kekuatan terbesarnya adalah membawa dampak para pemain Spanyol berjuang bugar dan seutuhnya yakin mereka sanggup memenangkan Euro 2021.

Dan layaknya yang kita lihat dengan generasi emas mereka: disaat Spanyol tengah bernyanyi, hampir tidak tersedia tim di dunia yang sanggup menghentikan mereka.